Film Bumi Manusia, Antara Iqbaal dan Novel Pramodya

Sumber: Falcon Pictures

Baru-baru ini Falcon Pictures mengunggah foto-foto terbaru produksi film terbarunya, Bumi Manusia. Film yang diangkat dari novel melegenda Bumi Manusia karya Pramodya Ananta Toer ini bakal menarik perhatian penonton.

Film yang dibintangi Iqbaal ini di satu sisi menyuguhkan drama sosok “Mingke” yang dramatis. Di dalam novel sendiri, pembaca dibawa masuk dalam suasana kebatinan khas jaman dulu masa penjajahan Belanda.

Bagaimana dengan di film? Sebuah suguhan menarik ketika novel Pramodya yang amat dikagumi tidak hanya di Indonesia melainkan di dunia luar ini difilmkan. Namun, semuanya akan menjadi “tidak cukup bagus” ketika film tidak mencerminkan isi novel.

Novel Pramodya Bumi Manusia tetaplah karya yang luar biasa, namun untuk film perlu dibuktikan nanti. Di satu sisi pemeran Mingke yakni Iqbaal dilihat sebagai penarik penonton, terutama generasi muda, terutama lagi fans Iqbaal yang bejubel.

Di sosial media sendiri pro kontra Bumi Manusia difilmkan sempat ramai. Ada yang pro ada yang kontra.

“Minke bukan iqbal atau siapapun. minke ya minke. menurut aku, mahakarya seindah tetralogi buru seharusnya gak usah dibikin film. biar jadi tulisan yang abadi dan gak merusak imajinasi :’),” ujar salah satu akun twitter @icedpinacolada

Di lain pihak, peran Iqbaal punya andil positif terhadap novel Pramodya. Novel ini bakal digandrungi anak muda jika pemeran film adalah Iqball.

“Aku cuma bisa berharap, semoga dengan adanya film ini, banyak masyarakat khususnya kaum muda buat baca karya-karya Pram. Banyak banget gagasan beliau yang mengubah pandanganku terhadap berbagai hal,” ujar @flonoviandinda

Entah itu pro kontra, kita lihat saja nanti. Bagaimana Falcon Pictures menyuguhkan Iqbaal sebagai sebenar-benarnya Mingke di Novel Bumi Manusia.

“Semoga Bumi Manusia tetap dikenang sebagai karya yang adiluhung :’),” tutup @flonoviandinda

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *