Komunitas yang Konsisten Perangi Sampah Visual di Jogja

Salah satu relawan JGS (Bekti Maulana). Sumber: Brilio.net

Yogyakarta memang kota istimewa. Salah satu buktinya, komunitas di kota ini tumbuh subur termasuk komunitas peduli sampah yang digerakkan oleh anak-anak muda Jogja sendiri.

Jogja Garuk Sampah (JGS) menjadi salah satu komunitas yang rutin untuk melakukan “aksi nyata”. Setiap rabu malam, komunitas ini gotong royong membersihkan kota Jogja dari sampah visual.

“Kita biasanya menyasar di persimpangan jalan. Harapannya bisa mengundang perhatian orang,” ujar Bekti Maulana seperti dikutip di brilio.net, Sabtu (28/4).

Menurutnya, tampil di persimpangan bukan caper (cari perhatian). Namun agar mampu mengajak anak muda untuk ikut beraksi.

Tidak jarang Bekti dan relawan lainnya menemui masalah di lapangan. Banyak yang menghampiri yang tidak suka dengan aksi mereka.

“Kan ada yang nggak terima. Ada yang minta jelaskan, tapi ada yang langsung mengajak berantem. Kebanyakan langsung minta berantem,” jelas Bekti.

Saat ini JGS mampu mengajak anak-anak muda untuk beraksi. Setidaknya, setiap aksi yang digelar selama seminggu sekali ini mampu menghimpun puluhan anak muda untuk ikut peduli dengan sampah di Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *