Kura-Kura “Punk” yang Terancam Punah

Sumber: Reuters

Baru-baru ini seekor kura-kura viral di sosial media. Pasalnya, kura-kura bernama The Mary River ini bernafas melalui alat kelaminnya dan kepala yang ditumbuhi alga seperti rambut “punk”.

Dikutip dari usatoday.com (14/4), kura-kura yang berasal dari Queensland, Australia ini terancam punah. Jumlahnya sudah berkurang sejak tahun 1970an.

The Zoological Society of London’s Evelutionary Distinct adn Globally Endangered (EDGE) menempatkan kura-kura ini di urutan 30 dari 100 hewan yang unik (berevolusi) dan terancam punah.

Tentang rambut model “punk”, EDGE menjelaskan bahwa itu adalah alga yang tumbuh di kepala, “Tidak ada umumnya (kura-kura)” jelasnya.

Kura-kura ini mampu bertahan di kedalaman air selama tiga hari. Bagian kelaminnya, yang berada di belakang bernama kloaka berfungsi sebagai alat respirasi.

Terancamnya kepunahan The Mary River diakibatkan oleh manusia dengan memperjualbelikan telur The Mary River. Selain itu, habitat yang rusak juga memperparah berkurangnya jumlah kura-kura ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *